Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Beberapa Manfaat Pepaya bagi Kesehatan




http://suaramerdeka.com/foto_sehat/4577fe693b65d0ade862d3cfbb6b742d.jpg 
MANIS dan lembut, itulah mengapa buah pepaya dijuluki buah dari malaikat oleh penemu benua Amerika, Christopher Columbus. Buah yang tumbuh sepanjang tahun dengan daging buah berwarna jingga ini terkenal banyak dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan.
Selain lezat, pepaya juga kaya akan enzim, vitamin, maupun mineral. Nutrisi di dalam buah bernama latin Carica Papaya ini antara lain antioksidan seperti beta karoten (vitamin A), vitamin C, vitamin B kompleks, flavonoid, asam folat dan pantotenat. Pepaya juga mengandung banyak mineral, kalium, magnesium, dan serat. Nutrisi-nutrisi ini membuat pepaya amat bermanfaat bagi kesehatan.

Konsentrasi tinggi karotenoid (provitamin A), vitamin C, dan E pada pepaya, misalnya, berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Senyawa ini mampu menyingkirkan radikal bebas penyebab kanker. Antioksidan juga bermanfaat mencegah oksidasi kolesterol yang sering menempel pada dinding arteri, sehingga menyebabkan hipertensi.

Sementara nutrisi dalam pepaya juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung (kardiovaskular) hingga mencegah kanker. Buah ini juga rendah gula, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Selain itu, kandungan enzim papain pada buah pepaya juga berkhasiat mempercepat proses pencernaan protein. Enzim ini mampu memecah protein menjadi arginin, dan menguraikan makanan menjadi berbagai macam protein atau asam amino, sehingga memudahkan penyerapannya oleh tubuh.

Selain tersebut di atas, masih banyak lagi manfaat lain dari buah tropis ini, antara lain:
a. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
b. Membantu sistem pencernaan dan mendukung produksi enzim pencernaan,
c. Merevitalisasi tubuh dan membantu mempertahankan energi dan vitalitas,
d. Mendorong pembaharuan jaringan otot,
e. Mempercepat penyembuhan luka pada kulit dan meredakan peradangan,
f. Mencegah pembentukan penyakit katarak pada mata, dan
g. Menurunkan resiko emfisema pada perokok aktif dan perokok pasif.

Manfaat pepaya tidak hanya bisa kita dapatkan melalui buahnya saja, namun hampir dari seluruh bagian tanaman ini. Biji pepaya, misalnya, dianggap lebih menyehatkan dibanding buah pepaya sendiri. Konsentrasi bio nutrisi biji pepaya bahkan lebih tinggi dibanding buahnya.

Sementara dari daunnya, kita dapat mengambil sejumlah manfaatnya bagi kesehatan, antara lain:

1. sebagai obat jerawat
Masker dari daun pepaya dapat digunakan untuk menagtasi keluhan seperi jerawat pada wajah, hingga untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Caranya, sediakan 2-3 lembar daun pepaya tua, lalu jemur dan lumatkan dengan setengah sendok air hingga halus. Masker kemudian dapat ditempelkan pada bagian wajah yang berjerawat.

2. menambah nafsu makan
Di balik rasanya yang pahit, daun pepaya memiliki manfaat untuk memperbaiki nafsu makan pada anak. Caranya, blender daun pepaya yang masih segar seukuran telapak tangan, dengan air hangat dan sedikit garam. Kemudian campuran tadi diperas dan disaring airnya untuk diminumkan. Niscaya nafsu makan anak Anda akan segera normal.

3. memperlancar pencernaan
Daun pepaya juga baik untuk usus dan mencegah gangguan pencernaan, yakni karena khasiat antibiotik senyawa karpain dalam pepaya. Caranya, daun pepaya dapat diolah menjadi masakan sesuai selera dan kemudian dikonsumsi.

Sumber  :  http://terselubung.blogspot.com/2012/03/beberapa-manfaat-pepaya-bagi-kesehatan.html
ReadFull Article ..

Jumat, 25 Oktober 2013

Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

Susu Kedelai
Susu Kedelai - Dulu mungkin kedelai hanya dikenal sebagai bahan dasar untuk membuat tempe, tahu, atau kecap. Namun, sekarang-sekarang ini banyak sekali kita jumpai kedelai yang dipakai untuk bahan dasar membuat susu. Yupz, susu kedelai.

Susu kedelai sekarang mudah sekali dijumpai di sekeliling kita, mulai dari
yang dijual di warung-warung kecil sampai di toko-toko obat. Akan tetapi, jika yang ada di toko biasanya dikemas dan masih berbentuk serbuk dan harus ditambah air dulu baru bisa dikonsumsi.

Sebenarnya susu kedelai bukanlah susu seperti susu yang pada umumnya yang dihasilkan oleh hewan, melainkan susu kedelai ialah sari dari kedelai yang di ekstrak melalui beberapa proses kemudian diberi rasa manis, sehingga karena bentuk dan rasanya manis seperti susu maka disebutlah sebagai susu kedelai.

Selain bentuk dan rasanya seperti susu, ternyata komposisi gizi yang ada pada susu kedelai juga hampir sama dengan yang ada pada susu. Bagi Anda yang mungkin alergi atau menghindari kolesterol dari susu sapi atau susu yang lain, Anda bisa menjadikan susu kedelai ini sebagai salah satu alternatif sebagai pengganti susu karena susu kedelai tidak ada kandungan kolestrol nya.

Lalu kandungan apa saja yang ada pada susu kedelai yang bisa memberikan manfaat bagi tubuh? Kandungan dalam susu kedelai misalnya seperti protein, lemak nabati, serat, mineral, karbohidrat, polisakarida, selenium, asam amino, isoflavon, vitamin A, B1, B2, E, dan K. Lumayan banyak kan?

Seperti apa sajakah manfaat susu kedelai yang bisa kita ambil untuk kesehatan tubuh? Berikut manfaat susu kedelai bagi kesehatan.
  1. Anti kanker
    Dengan kandungan yang ada di dalam susu kedelai seperti  selenium, isoflavon, dan asam amino bisa mengatasi sel-sel penyebab munculnya kanker.
  2. Menurunkan kolesterol
    Susu biasanya kaya akan kandungan kolesterol, akan tetapi susu kedelai ini sama sekali tidak mengandung kolesterol jahat. Justru susu kedelai kaya akan kandungan lemak baik yang bisa menjadikan jantung menjadi sehat.
  3. Menurunkan berat badan
    Susu pada umumnya juga memiliki kandungan gula yang cukup banyak. Misalnya dalam satu cangkir susu sapi memiliki kandungan gula sekitar 12 gr sedangkan susu kedelai hanya mengandung 7 gr saja. Kandungan serat dalam susu kedelai juga bisa memberikan efek kenyang lebih lama sehingga bisa menurunkan jumlah porsi makan.
  4. Mencegah osteoporosis
    Bukan hanya susu sapi atau susu lainnya yang bisa mencegah terhadap osteoporosis, ternyata susu kedelai juga bisa lho. Fitoestrogen yang ada dalam susu kedelai  bisa membantu tubuh dalam mempercepat penyerapan kalsium sehingga kepadatan massa tulang tubuh akan tetap terjaga.
  5. Sumber protein
    Sumber protein yang ada di dalamnya, yakni protein nabati juga baik untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang  sehingga bisa mencegah terjadinya osteoporosis.
  6. Menyehatkan jantung
    Lemak jenuh atau lemak jahat dalam kedelai sangatlah minim, sebab jika kita mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi  efeknya sangat buruk sekali bagi tubuh dan salah satunya risiko munculnya penyakit jantung. Maka dari itu, karena susu kedelai minim lemak jenuh sehingga sangat baik buat kesehatan jantung dan tidak membikin badan jadi gemuk.
  7. Mencegah penuaan
    Seperti artikel yang telah kita bahas tentang cara mengatasi penuaan, ternyata susu kedelai juga bisa lho. Setelah kita melakukan perawatan dari luar, ternyata perawatan dari dalam juga diperlukan yakni dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang kaya akan  vitamin dan gizi. Salah satu menu yang harus dikonsumsi untuk menjaga kulit agar awet muda ialah dengan mengkonsumsi susu kedelai. Hal tersebut disebabkan karena susu kedelai kaya akan vitamin E dan zat anti aging yang bisa melawan penuaan.
Demikian lah bahasan artikel tentang susu keledai semoga artikel ini bermanfaat!

Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya yang tidak kalah menarik. Khasiat Buah Mengkudu bagi Kesehatan atau Manfaat Buah Pepaya bagi Kesehatan.


ReadFull Article ..

Minggu, 20 Oktober 2013

Teknologi Radiasi untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan

Penguasaan teknologi bisa menentukan daya saing suatu bangsa. Salah satunya adalah teknologi nuklir berupa radiasi yang bisa berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesehatan.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan dalam lima tahun terakhir, Indonesia dan dunia mengalami tiga musibah. Keadaan ini bagi Indonesia seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketahanan pangan di dalam negeri.

"Tahun 2007-2008 terjadi badai El Nino yang menyebabkan gagal panen, tahun 2010 krisis yang memicu kenaikan harga gandum di Rusia dan tahun 2012 wilayah utara Amerika terkena musibah yang menyebabkan harga kedelai dan jagung naik," katanya di Jakarta, Selasa (9/10).

Lebih lanjut Djarot di sela seminar dan pameran teknologi aplikasi teknologi isotop dan radiasi untuk mitigasi perubahan iklim dan antisipasi dampaknya terhadap ketahanan pangan, kesehatan, industri dan lingkungan, ia memandang perlunya Indonesia mandiri di berbagai bidang salah satunya pangan.

"Melalui teknologi radiasi gamma, mampu menjawab kendala produktivitas tanaman karena kekeringan, keterbatasan air dan unsur hara," ucapnya.

Selain radiasi gamma juga bisa menambah keragaman genetik, misalnya pada varietas padi, di samping meningkatkan produktivitas, umur genjah bisa tahan hama.

Djarot mengungkapkan saat ini Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Batan sudah menghasilkan 20 varietas padi dengan teknik pemuliaan mutasi dan telah berkontribusi sekitar 10 persen dari total varietas padi nasional. Varietas yang telah dilepas Kementerian Pertanian Juli 2012 lalu yaitu varietas Mugibat, Sullutan unsrat-1 dan Sullutan unsrat-2.

Di samping itu ada pula varietas kedelai seperti Mutiara dengan hasil 4 ton per hektar. Sementara bidang kesehatan teknik radiasi juga dimanfaatkan untuk produksi pengisi tulang karena trauma atau operasi dari tulang manusia (allograft), tulang sapi (xenograft) dan jaringan amnion (selaput pembungkus placenta).

Dalam kesempatan itu, Batan juga menandatangani kerja sama bidang pangan dan kesehatan.

Sumber : http://www.suarapembaruan.com/nasional/teknologi-radiasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesehatan/25634
ReadFull Article ..